IP address dibagi ke dalam lima kelas, yaitu kelas A, kelas B, kelas
C, kelas D dan kelas E. Perbedaan tiap kelas adalah pada ukuran dan
jumlahnya.
Penentuan kelas ini dilakukan dengan cara berikut :
-Kelas A : digunakan untuk jaringan WAN, Ip address nya pada
bagian pertama antara 0-127, dan yang merupakan Net ID nya yaitu 1
bagian yang pertama. Subnet mask nya 255.0.0.0
Contoh:121.168.10.1
- Kelas B : biasanya digunakan untuk jaringan MAN, Ip address
nya pada bagian pertama antara 128-191, dan yang merupakan network ID
nya yaitu 2 bagian pertama. Subnet masknya 255.255.0.0
Contoh: 180.168.1.1
-Kelas C : biasanya digunakan untuk jaringan LAN, Ip address
nya pada bagian pertama antara 192-223, dan yang merupakan network ID
nya yaitu 3 bagian pertama. Subnet masknya 255.255.255.0
Contoh:192.168.100.1
-Kelas D : biasanya digunakan untuk keperluan
multicasting. IP address nya pada bagian pertama antara 224-247. Dalam
multicasting tidak dikenal network ID dan host ID.
-Kelas E : biasanya digunakan untuk keperluan umum. IP address nya pada bagian pertama antara 248-255.
IP address versi 4 terdiri atas 4 oktet, nilai 1 oktet adalah 255.
Karena ada 4 oktet maka jumlah IP address yang tersedia adalah 255 x 255
x 255 x 255. IP address sebanyak ini harus dibagi-bagikan keseluruh
pengguna jaringan internet di seluruh dunia. Untuk mempermudah proses
pembagiannya, IP address harus dikelompokan dalam kelas-kelas.
IP address dikelompokan dalam lima kelas, yaitu kelas A, B, C, D, dan E.
Perbedaannya terletak pada ukuran dan jumlah. IP address kelas A
jaringan. IP address Kelas B digunakan untuk jaringan berukuran besar
dan sedang. IP address Kelas C untuk pembagian jaringan yang banyak,
namun masing-masing jaringan memiliki anggota yang sedikit. IP address
Kelas D dan E juga didefinisikan, tetapi tidak digunakan dalam
penggunaan normal, kelas D diperuntukan bagi jaringan multicast, dan E
untuk Eksperimental.
Pembagian kelas-kelas IP address didasarkan pada dua hal, yaitu Network
ID dan Host ID dari suatu IP address Setiap IP address selalu merupakan
pasangan network ID (Identitas Jaringan) dan Host ID (Indentitas host
dalam suatu jaringan). Masing-masing komputer/router di suatu jaringan
host ID-nya harus Unik (harus berbeda dgn komputer yg lain).
Demikian ulasan tentang pembagian kelas IP address, semoga bermanfaat.

Tidak ada komentar:
Posting Komentar